Resto Harus Pasang Tirai Selama Waktu Puasa

Resto Harus Pasang Tirai Selama Waktu Puasa – Wali Kota Depok keluarkan edaran berkenaan implementasi Ramadhan 1440 Hijriah yg jatuh pada Senin (6/5) . Satu diantaranya berkenaan operasional rumah makan atau restoran yg diimbau buat menempatkan korden saat Ramadhan.

” Untuk pemilik atau pengelola, rumah makan, warung, serta restoran dihimbau buat menempatkan kain atau korden di ruangan upayanya kala siang hari saat bulan Ramadhan, ” kata Kasatpol PP Depok Lienda Ratnanurdiany mengambil edaran Wali Kota bernomor 451/211-Satpol PP, Minggu (5/5/2019) .

Sesaat tempat hiburan malam seperti bar, kelab malam, diskotek, karaoke/rumah bernyanyi, pab, panti pijat, rumah billiard, spa serta sanggar seni budaya tradisionil yg punya sifat upaya serta hiburan mesti ikuti keputusan Clausal 48 (7) Ketetapan Kota Depok No 16 Tahun 2013 terkait Kepariwisataan.

” Beberapa tempat itu dilarang menjalankan aktivitas upayanya pada bulan suci Ramadhan serta hari-hari besar keagamaan, ” paparnya.

Selanjutnya sedetilnya Surat Edaran Wali Kota bernomor 451/211-Satpol PP tanggal 3 Mei 2019 :

Dalam rencana wujudkan visi Kota Depok berubah menjadi kota yg unggul, nyaman, serta religius dan mengontrol serta pelihara kerukunan umat beragama dengan berpatokan pada ketetapan perundang -undangan, biar seluruh pihak mengerjakan perihal sebagaimana berikut :

1. Untuk semuanya penduduk Kota Depok biar mengontrol kekhusyukan serta menghargai bulan suci Ramadhan 1440 H/2019 M dengan sama sama menjunjung serta menghargai dan dikehendaki bisa ikut serta aktif beri dukungan aktivitas penambahan aktivitas keagamaan dengan cara terintegrasi serta terukur antara umat beragama serta organisasi penduduk.

2. Untuk kaum muslim Kota Depok dengan terus-menerus menambah iman serta taqwa terhadap Allah SWT dengan mengerjakan beribadah puasa dan amaliyah ynag lain seperti salat lima waktu berjamaah serta salat tarawih berjamaah di masjid, tadarus Alquran, serta menyisihkan Sejumlah harta buat infaq, sadaqah, serta zakat.

3. Untuk pemilik atau pengelola, rumah makan, warung, serta restoran dihimbau buat menempatkan kain atau korden di ruangan upayanya kala siang hari saat bulan Ramadhan.

4. Untuk pemilik atau pengelola hotel, penginapan, serta wisma biar lebih selektif dalam menentukan tamu serta tak memperjual belikan minuman terkandung alkohol.

5. Sama dengan keputusan clausal 48 (7) Ketetapan kota Depok nomer 16 tahun 2013 terkait kepariwisataan, khusunya untuk bar, kelab malam, diskotik, karaoke/rumah bernyanyi, pab, panti pijat, rumah billiard, spa, serta sanggar seni budaya tradisionil yg punya sifat upaya serta hiburan, dilarang menjalankan aktivitas upayanya pada bulan suci ramadhan serta hari hari besar keagamaan.

6. Untuk pegawai sipil negara (ASN) , pegawai di lingkungan pemerintah Kota Depok serta penduduk Kota Depok yg tak menunaikan beribadah puasa, diimbau tidak untuk makan, minum, serta merokok pada tempat tempat umum atau terbuka.

7. Untuk lurah, camat, Satpol PP, serta dinas penanaman modal serta layanan terintegrasi satu pintu agar dapat mensosialisasikan, sama sama bekerjasama, serta dengan mengerjakan penertiban dengan berpatokan pada ketetapan perundang-undangan dan memberikan laporan pelajari dengan cara terus-terusan.

Demikian surat edaran ini biar seluruh pihak dapat membuat kondusifitas, keamanan, serta kenyamanan dan pengawasan pada semua bentuk aktivitas yg di pandang bisa mengganggu kesucian bulan Ramadhan.